Awal mula kenal dengan buku ini karena Challenge bulan Juli yang diadakan oleh kak dyluna. Ada 4 topik yang diusung : something old, new, blue and borrowed.
Rizqi tertarik baca something old, dan ketemulah buku ini. Bagus wey! Rizqi bacanya ngalir aja gitu. Kan ada tu buku yang buat kita bosan wkwk, kalau ini di rizqi enggak.
Oke. Jadi inituh kumcer yang terdiri dari 10 judul. Judul buku ini salah satu cerpen di dalamnya. Rizqi akan bahas singkat isi ceritanya.
1. Dilarang mencintai bunga-bunga
Buyung (anak laki-laki) baru saja pindah rumah, nah tetangga sebelahnya ini seorang kakek, dia pernah ngintip melalui tembok rumahnya, terlihat halaman si kakek yang penuh dengan bunga. Orang-orang sekitar takut dengan kakek itu, pokoknya banyak rumor yang gaenak gitu. Namun si Buyung tetap penasaran, ia akhirnya bisa jumpa juga dengan si kakek. Kakek itu ternyata baik, mereka menjadi akrab dan bersahabat. Suatu hari Buyung pulang membawa bunga pemberian si kakek, ayahnya marah besar.
"Laki-laki tidak perlu bunga Buyung, kalau perempuan bolehlah. Tapi engkau laki-laki." itu kata ayahnya. Nah, cerita inituh kayak kritik gitu atas stereotip yang ada di masyarakat terhadap maskulinitas.
2. Anjing
Nah cerpen ini bercerita tentang prasangka buruk terhadap suatu peristiwa. Pokoknya ceritanya bagus wey. Bacadeh coba.
3. Segenggam Tanah Kuburan
Nah, ini ada mistisnya gitu. Kental dengan adat jawa rizqi rasa wkwk. Ada seorang maling yang punya ilmu, dia bisa membuat penghuni rumah dengan tanah kuburan yang ia sebar di sudut rumah. Suatu hari saat akan melancarkan aksi, tindakannya terhenti karena ada seorang kakek yang menyanyikan tembang.
4. Samurai
Cerpen ini juga memuat stereotip laki-laki dan wanita. Digambarkan seorang suami yang bekerja di kereta api beristrikan seorang guru. Suaminya ini melihat ada sesuatu yang salah dengan istrinya, istrinya tidak takut dengan samurai yang ia punya. Ia tidak melihat sifat umum yang dimiliki perempuan kebanyakan ada pada istrinya. Sang suami berusaha keras bagaimana caranya agar istrinya tunduk terhadapnya. Akhirnya gak terduga woee kwkwk
5. Serikat Laki-laki Tua
Memuat kritik terhadap anti-keberagaman
6. Sepotong Kayu untuk Tuhan
Seorang kakek yang menghibahkan pohon nangkanya untuk pembangunan musola
7. Gerobak itu Berhenti di Muka Rumah
Baca ini agak mengandung bawang :'(
8. Ikan-Ikan dalam sendang
Ini unik ceritanya haha. Ada kakek yang dituakan di suatu daerah. Orang percaya sama kakek ini. Sang kakek sering menuturkan cerita sendang yang ada di dusunnya. Ia berkata bahwa Ikan-Ikan yang ada di sendang itu tidak boleh diambil, karena nanti akan terkena kutukan. Namun air sendangnya bisa dipakai. Eh ternyata ini strategi si Kakek untuk memonopoli rezeki, pandai bet kek. Akhirnya dia ketahuan seorang pemuda yang hendak mengambil air untuk kudanya hahaha.
9. Mengail Ikan di Sungai
Akhir cerita ini sungguh tragis. Orang-orang di desa percaya bahwa bambu pengukur tali mayat apabila dipakai memancing akan menghasilkan ikan yang banyak.
10. Burung Kecil Bersarang di Pohon
Seorang alim ulama yang akan melaksanakan solat jumat namun langkahnya terhenti saat seorang anak kecil meminta bantuannya mengambilkan burung di pohon.
Identitas Buku :
Penulis : Kuntowijoyo
Penerbit : Noura Books
Tahun : 2016 (Pertama kali diterbitkan Firdaus tahun 1992)
Tebal : 235 hlm

Komentar
Posting Komentar