Nothing special.
Gaada perayaan seperti orang-orang kebanyakan.
Actually, dari dulu juga begitu.
Gaada kado, kue ulang tahun apalagi tiupan lilin.
Saat remaja tentu rizqi sedih.
Saat ini? Sepertinya lebih memilih muhasabah diri.
Sudah usia segini?
Sudah berbuat apa untuk orang lain?
Sudahkah diri ini bermanfaat?
.
Alhamdulillah walaupun tidak ada yang spesial.
Aku dapat pengalaman hidup.
Dari buku bang tere.
Dari tetangga yang sakit.
Dan banyak hikmah yang lain.
Alhamdulillahh banyak hal yang bisa disyukuri.
Pertama. Selesai membaca buku berjudul Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah.
Sungguh bertabur makna hidup di sana.
Kedua. Jalan-Jalan keliling UNRI
ketiga. Bisa makan gulai kambing.
Keempat. Mengunjungi teman bapak yang kabarnya menderita diabetes.
Melihat kondisi beliau sungguh prihatin, membuat diri lebih banyak bersyukur
pada pencipta atas nikmat dan karunia yang telah diberi.
Alhamdulillah, banyak bukan yang bisa kita syukuri :)
Komentar
Posting Komentar