Langsung ke konten utama

Review Buku - Menunggu Bedug Berbunyi

 


【 Blurb 
Tuan Sharif terpaksa bekerja untuk Belanda karena tuntutan ekonomi, kebutuhan keluarga. Demi kehidupan yang layak untuj keluarganya,  dia pada akhirnya menjadi seorang Federalist, orang yang dibenci para pejuang kemerdekaan. Lebih dari itu, tidak hanya masyarakat yang membenci, anak yang sangat dicintainya pun ikut membenci dirinya. Sharif sudah terperosok ke lubang yang begitu dalam. Dia sudah pasrah dengan keterpurukan dan tekanan batin. Di saat seperti itu, menunggu bedug berbunyilah yang kembali menyadarkan dirinya akan makna hidup. 
 .
Berlatar belakang masa penjajahan dan kemerdekaan, Hamka berhasik dengan apik menggelontorkan alur cerita ini dengan baik dan menarik sehingga seakan-akan kita kembali ke suasana era perjuangan mempertahankan kemerdekaan. 

【 Isi Buku 
Buku karya Hamka yang pertama kali rizqi baca. Ternyata memang sebagus itu weii! 
Walaupun 118 halaman tapi banyak pengetahuan yang rizqi dapat di buku ini. 
.
Buku ini merupakan kumpulan novelet Hamka yang terdiri dari dua judul :
1. Dijemput Mamak
2. Menunggu Bedug Berbunyi
.
Dijemput Mamak berkisah tentang bagaimana kemiskinan dapat menjadi sebab perceraian suami istri. Musa seorang tukang kasur keliling merantau ke Sumatera Timur, namun tidak mampu memberikan kehidupan yang dipandang layak oleh keluarga istrinya, Ramah. Padahal di perantauan itulah kehidupan rumah tangga Musa dan Ramah 'BAHAGIA' meski keadaan ekonomi mereka tidak cukup baik.
.
.
Menunggu Bedug Berbunyi bercerita tentang Tuan Sharif yang memutuskan untuk bekerja sebagai pegawai Hindia Belanda di saat Indonesia sedang berusaha mempertahankan kemerdekaan. Tuan Sharif berada dalam dilema kehidupan, dimana dia menginginkan kehidupan yang layak untuk diri dan keluarga di tengah himpitan ekonomi. Konflik batin Tuan Sharif semakin besar. Satu khutbah shalat Jum'at lah yang mengingatkan dirinya.
.
Begini isi khutbah Jum'atnya :
"Puasa akan datang, terimalah bulan yang mulia ini dengan penuh iman. Dari waktu sahur kita tahan menderita lapar dan haus, lelah dan payah. Maka tahanlah lapar dan haus, lelah dahaga itu. Sabarlah menunggu bedug berbunyi. Bedug pasti berbunyi apabila waktunya telah tiba. Tidak ada satu makhluk pun yang dapat menahan terbenam matahari.
.
Setelah terbenam matahari di ufuk barat, bedug pun pasti berbunyi. Ada orang yang tidak tahan menunggu bedug berbunyi, katanya terlalu lapar. Hari sudah pukul enam kurang sepuluh, tanda matahari akan tenggelam telah tampak, cahaya merah telah ada di barat. 
.
Lantaran tidak tahan, dibatalkannya saja puasanya. Diminumnya seteguk air untuk menghilangkan dahaga. Lepaslah puasanya dan batallah amalannya, percuma haus laparnya dan bangun bersiap hendak makan sahur sejak pertengahan malam. Bagaimanakah perasaan orang itu setelah orang lain berbuka puasa di waktu yang tepat dengan gembiranya. Walaupun dia turut makan pula?"
.
Dari 2 judul itu yang membekas di rizqi adalah "Dijemput Mamak" 
perasaan setelah baca itu, 
omoo yaampun beneraan niih?! 
Menggambarkan bagaimana adat dan budaya minangkabau (?) 
Nih rangkumannya :

1. Untuk apa pergi merantau, jika sekiranya akan susah dan melarat. Untuk apa sampai kehilangan kampung halaman jika tidak dapat bersilaturahim dengan sanak keluarga. - hlm 23
* jadi Musa dan Ramah ini merantau ke Deli, tiap orang yang pulang dari Deli pasti ditanyai keadaannya. 
Biasa bagi mereka pulang saat hari besar dan memamerkan apa yang dimilikii. 

2. Persukuan mereka kental kalii. Sampai-sampai mereka mengurusi rumah tangga saudara yang lain. Misalnya si suami mau ngasih sesuatu ke istri, nah saudara dari suami berusaha mencegah bahkan kalau bisa mencarikan istri baru, wahgelaaasih iniii kalau masih ada sampai sekarang :')

3. Ada satu kata yang gatau arti sebenarnya apa yaitu 'pucuk cumbu' di halaman 34. 

【 Kutipan 
.
" ... tidak ada satu pekerjaanpun di dalam dunia ini yang dapat dikerjakan dengan mudah." - hlm 19

SPOILER ALERT!!!! 
ALUR CERITA DIJEMPUT MAMAK

Ramah anak ke dua dari 3 bersaudara. Kakak dan adiknya bersuamikan orang kaya, cuma dia lah yang dipandang sebelah mata, untuk makan aja susah. Jadi suaminya itu sering jadi perbincangan. Karena tak tahan, Musa suaminya berniat pergi merantau, hal ini diketahui oleh Ramah. Ramah meminta ikut merantau bersama, akhirnya dibolehkan pergi mereka.  Mereka pergi ke tanah Deli, walaupun hidup susah mereka merasa merdeka dan bahagia. Di tanah rantau, lahirlah buah hati mereka, Fauzi. Nah, kan udah 3 tahun tuh mereka gak pulang, akhirnya jadi bahan perbincangan keluarga besaaar, ya jadinya gitudeh, pihak keluarga Ramah menjemput paksa untuk pulang. Pihak keluarga rela woi jual tanah demi ituu, nah akhirnya Ramah dibolehkan pulang oleh Musa. Ramah membawa serta Fauzi. Sampai di kampung, ramah harus menguatkan hati akan cemoohan orangg, pihak keluarga laki-laki pun tak suka juga padanya. Akhirnya pihak keluarga Ramah mendesak untuk menceraikan Musa, padahal sebelum pulang dari rantauan Ramah meminta agar tidak menceraikan dirinya. Sediiih kaliii lah kann :')

Identitas Buku:
Penulis   : Prof. Dr. Hamka
Penerbit : Gema Insani
Tahun     : 2017
Tebal       : 118 hlm

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sah, S.K.M!

 Hari ini, ada dua teman berbeda lingkaran yang telah menyelesaikan tugas akhir. 1. lingkaran pertemanan dari maba     (BBS SQUAD) 2. Lingkaran ukhuwah     (Muslimah Conqueror) Barakallah guys sudah sah menyandang gelar sarjana, semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat untuk banyak orang nantinya ❤ Btw, harusnya rizqi menjadi notulen kawan pertama, tapi Rizqi terlambat hadir dan dosen yang ada di ruangan saat itu gak membolehkan lagi mahasiswa masuk ke ruangan. Alhamdulillah masih ada yang back up, mianhae sangat ya Fit 🙏 Oh ya, di kelompok pertama kami berencana memberi selempang, namun hingga hari-H belum ada yang sempat beli akhirnya Rizqi dan Dyra memutuskan ke Sumber (satu lokasi yang menjual berbagai macam kebutuhan mahasiswa). Di bawah ini potret lokasi sumber itu seperti apa. Kenapa dinamai Sumber? Entahlah. Barangkali ada yang mengetahui, bisa ditulis di kolom komentar. Alhamdulillah nunggu selempangnya gak lama-lama jadi masih sempat terkejar :) FYI, kir...

Review Buku - Timeless Beauty

  Timeless Beauty   Penulis   : Donafeby Widyani  Penerbit : Metagraf Tahun     : 2018 Tebal       : 146 hlm 【  Cover Buku  】 Suka banget ilustrasinya! Cantik seperti judulnya hehe.  【  Blurb  】 Kecantikan tidak boleh hanya dilihat dari satu sisi saja, kecantikan holistik harus terdiri dari  body, mind and soul.  Jika pikiran seorang perempuan positif maka pikiran itu akan membawanya ke berbagai macam lini kehidupan, karena dia akan dapat mengambil keputusan yang benar dalam hidupnya. Jangan takut memperlihatkan kecantikan holistikmu! 【  Isi Buku  】 Komposisi buku ini terdiri dari : tips and trick seputar kecantikan, sharing pengalaman perempuan (yang terkenal di ig?) dan cerita yunani kuno.  • Memperhatikan penampilan tidak hanya di hari penting, namun penampilan sehari-hari juga. Memperhatikan penampilan adalah cara untuk menghargai orang lain dan diri sendiri • Paparan persua...

Resep Minuman Sehat JSR ala dr. Zaidul Akbar

Sekarang explore instagram Rizqi dibanjiri postingan mengenai JSR! Hah, apaan tuh? Pikir Rizqi dalam hati.  Tergerak oleh rasa penasaran, rizqi telusuri lebih jauh mengenai JSR aka Jurus Sehat Rasulullah yang ternyata diperkenalkan oleh dokter bernama Zaidul Akbar. Beliau fokus di pengobatan islam, menggunakan bahan-bahan alami untuk menyehatkan dan menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Jika ingin tahu juga lebih banyak bisa kunjungi akun instagramnya @zaidulakbar. Awalnya biasa aja dengan trend ini, tapi lama-lama kok tertarik ya. Setelah niat terkumpul, Rizqi catat bahan apa saja yang akan dibeli dan dijadikan infused water. Btw, dokternya ngasih rules untuk challenge Infused Water. Hari pertama infused water rempah. Hari kedua infused water sayur, dan hari ketiga infused water buah. Hmm, baru tau deh infused water bisa dari rempah dan sayur. Menarik nih! Mari kita eksekusi! Hasil berburu, borong sist 😅 (6 Juli 2019) Inilah minuman infesed water percobaan pertama. Langsung ...