Langsung ke konten utama

Postingan

Keputrian Akbar FK USU

Lagi dan lagi, selalu menulis tidak tepat waktu :] ini Rizqi tulis di hari Ahad, 17 Nov 2019 Btw, keputrian akbar ini agenda nya ahad lalu. Rizqi suka agenda seperti ini, sudah lama tidak datang ke majelis, jadi lumayan bersemangat untuk datang. Seperti biasa, rizqi pergi ke tempat acara dengan jalan kaki, anggap saja olahraga yoyo! Saat di Birek jumpa dengan Rosma adek tingkat 17 yang sedang berjualan. Semangat adekku, maaf kak ndak beli karena lagi puasa hehe. Acara nya dimulai jam 8, dan rizqi datang sekitar jam 10. Jadi sudah sangat terlambat ya. But, alhamdulilah masih mendapat materi dari 2 pembicara. Materi I  - Apapun masalah yang sedang kamu hadapi saat ini, jangan pernah merasa sendiri, ingat selalu ada Allah. Allah udah berfirman kita itu pasti akan selalu diuji dengan ketakutan, kelaparan, apa lagi yaa, intinya kita akan selalu di uji. Kuncinya adalah : SABAR - Kumpulan jawaban dari peserta : a. Iman itu tidak bisa diwariskan, lingkungan memengaruhi keima...

Daurah Pasca Kampus part II

  Sabtu, 2 November  20 19 Oke ini ditulis tanggal 13, jadi enggak maksimal alur ceritanya ~ Di grup ada pemberitahuan datang jam 8.00 WIB, karena masih newbie, jadilah ikut aturan :) Alhamdulillah setelah sampai belum di mulai ._. Tiba-tiba HP berdering, ternyata Dini nelfon pagi-pagi. Waaah tumben, Alhamdulillah, jadi ada teman menunggu karena Emi belum datang. Ada Tammy dan Ima juga. Mereka datang bersama. Setelah kumpul, kami melakukan registrasi, bayar berapa ya 30k kalau gak salah. Pas masuk kami dapat bangku belakang, cukup ramai juga. Oh iya lokasi nya di Lt. 1 farmasi. Materi I. Menjaga Idealisme Jujur, agak ngantuk aku di materi ini. Padahal masih pagi astaghfirullah. Gak banyak yang ku dapat, karena mic nya agak kurang jelas dan banyak kata-kata Arab yang belum pernah kudengar, cepat juga ust nya menjelaskan. Intinya saat di dunia kerja, gimana caranya kita tetap bisa menjaga prinsip. Contohnya, dulu saat kuliah jilbab masih bisa terjaga, tapi saat di dunia ker...

Sepanjang perjalanan

  Sepanjang perjalanan Langkah tak seperti biasanya Temu pekan lalu menghasilkan sendu Tak pernah segundah ini sebelumnya Melangkah perlahan Kepala tertunduk Sesekali melihat awan berarak Jalanan lalu lalang Aku di sini Masih seperti dahulu Masih tersimpan  Mencoba menutup dengan rapat Tak tahu sampai kapan Temu pekan lalu Terbukalah ia Sedikit mengedar Aku tak berani Tak ingin beradu Sejajar Haruskan di ujung sana Haruskah berjumpa  Lontaran kata di sebrang kursi  Semakin meyakinkan diri Aku harus menutup lebih rapat lagi Harus!  Bagaimanapun caranya Terlalu jauh Aku di bumi Kau telah terbang di angkasa Sulit untuk ku gapai Angan-angan terlalu jauh Mungkin hanya anganku saja yang sampai Tidak dengan jiwa raga Pergilah Aku hanya angin lalu Yang dahulu pernah berhembus kencang disekitarmu Sehingga kau terusik Baguslah Pergilah sejauh mungkin Jangan pernah bertemu lagi Sebuah pertemuan Hanya akan lebih meyakinkanku Bahwa kau telah jauh di atas sana Tanganku terlal...

Daurah Pasca Kampus part 1

Informasi mengenai daurah ini Rizqi terima dari kakak tingkat. Awalnya antusias namun tidak dengan teman-teman yang lain, karena hal itu jadi berfikir ulang akan ikut atau tidak. Hmm . .  Beberapa hari kemudian datang lagi ajakan dari seorang dosen. Selang beberapa waktu, Emi ngajakin juga ikut agenda ini. Alhamdulillah rasanya diingatkan terus sama Allah dan dikasi petunjuk kalau kamu tuh mesti ikutan ini Qi, inshaAllah berfaedah. Allah baik banget ❤ Akhirnya Rizqi putuskan daftar, ada empat pilihan klaster yang harus dipilih satu diantaranya. Empat pilihan tersebut antara lain akademisi, PNS/BUMN, Entrepreneur dan NGO. Klaster ini sebagai gambaran kedepan kita akan berkecimpung di bidang mana. Pilihan Rizqi jatuh ke akademisi, karena bercita-cita akan menjadi DOSEN. Aamiin. Setelah daftar kami dimasukkan ke dalam satu grup berisi semua klaster. Saat dilihat isi grup nya siapa aja, tampak beberapa orang yang sudah tak asing, ada Tammy, Ima, Atika dan Nisa. Setelah semua bergabung,...

Orang yang kuat

  Benarlah memang kata orang. Orang yang kuat tidak dilihat dari fisiknya yang kekar, tapi orang yang kuat adalah yang bisa menahan amarahnya :" Pernah ga sihhhh, dihadapkan dengan situasi yang buat kita tu kesel banget ihhhhhh.... Ngucap istighfar pun belum cukup, Allahu rabbi, coba ganti posisi saat kita lagi di puncak emosi, mudah-mudahan bisa berkurang. Actually udah berusaha bersabar, tapi ternyata aku di-kadal-in hahaha Benarlah kata bapake selama ini, beliau memang udah makan asam garam kehidupan, udah banyak pengalaman yang dilalui, dasar akunya bocah seumur jagung, ga percaya sepenuhnya. Malam ini terbukti di aku, hahahahahha Ya Allah, lapangkanlah hatiku ya Allah, biarlah dia seperti itu, kamu jangan contoh dia rizqi Allahu rabbi. Ya Allah, engkau paling tahu yang terbaik untukku dan untuk keluargaku, mamake dan bapake udah ngasi red flag untuk suku X dan lebih baik dengan yang satu suku, jika itu yang terbaik, aku manut2 aja insyaAllah, yang penting dia punya prinsip ku...

Mau sampai kapan?

  Mau sampai kapan?   Ternyata tusukan duri Tak cukup membuatnya mengerti Tak cukup membuatnya berhenti Ia terus saja bermain api Tak peduli tangan merah melepuh Rambut gosong terbakar Ia tetap teguh pendirian Hingga belati menancap ke dalam hati Luka menganga, tak berdaya Ia tetap berkata  "Tak mengapa, inilah konsikuensinya." Mau sampai kapan?  Sampai kapan akan seperti ini Terus membohongi diri?  Bilang akan baik-baik saja Ah, setetes darah mengalir Keadaan tak mendukungmu Ucapanmu palsu belaka Sudahlah Berhentilah Obati laramu ... - tiba-tiba lapar Jum'at 27/09/2019

Regret

Ya Allah please give calmness for my heart. Is my heart frozen now ? It feels very bad to have chosen this option. Ya Allah engkaulah zat yang maha menyembuhkan, sembuhkan lah saudariku ya Allah dari sakitnya. I know regret came at the end. Why aku begitu egois mentingin diri sendiri :( ndak tau mau cerita sama siapa, orang lain juga punya masalahnya sendiri T_T My blog, engkaulah tempat curahan hati ku :( semoga dia baik-baik saja sehingga penyesalan ini tidak semakin besar :( Jadi ceritanya hari sabtu aku mau balik ke Medan untuk menyelesaikan skripsi. Nah pas mau berangkat aku dengar kabar kalau saudara sepupu ku kecelakaan, tapi gak tau info lebih lanjutnya parah atau gimana, pokoknya gak tau ceritanya gimana. Jadi pas di terminal aku bimbang, antara pergi ke medan atau stay di pku buat liat gimana keadaannya, nahkan, jadi yg ku pilih adalah berangkat ke medan dan pas sampai aku dapat berita ternyata lukanya parah :( itu yg buat aku menyesal dan merasa gak tenang :( ya Allah seegoi...